Bupati Iskandar Hadiri Kenal Pamit Kajati Sulut, Sampaikan Apresiasi dan Harapan untuk Sinergi ke Depan

by -1520 Views

Bupati Bolsel Hadiri Kenal‑Pamit Kajati Sulut, Sampaikan Apresiasi dan Harapan untuk Sinergi ke Depan


News Bolaang Uki – Dalam suasana penuh kekeluargaan dan komitmen kelembagaan, acara kenal‑pamit pejabat puncak di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) berlangsung di Wisma Negara, Kompleks Gubernuran Bumi Beringin, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Turut hadir di antara tamu undangan adalah H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), yang menyampaikan apresiasi tinggi serta harapan kuat untuk sinergi yang makin kokoh ke depan.


Latar Belakang

Acara kenal‑pamit menandai berakhirnya masa tugas pejabat lama, Bapak Dr. Andi Muhammad Taufik, S.H., M.H., sebagai Kajati Sulut, dan secara resmi dilanjutkan oleh pejabat baru, Bapak Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H.
Keberlangsungan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme estafet kepemimpinan dalam institusi penegakan hukum, sekaligus momentum memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan kejaksaan di wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam konteks ini, kehadiran para kepala daerah, termasuk Bupati Iskandar, menjadi simbol solidaritas antarinstansi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan penegakan hukum yang efektif.


Sambutan Bupati Iskandar Kamaru

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menyampaikan dua pesan utama: penghargaan dan harapan.

Penghargaan kepada Kajati lama
“Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah terjalin dengan baik selama ini. Kami doakan semoga Pak Andi sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Bupati Iskandar. Pernyataan ini menegaskan bahwa hubungan antara Pemkab Bolsel dan Kejati Sulut selama kepemimpinan Andi Muhammad Taufik dianggap berjalan dengan baik dan produktif.

Harapan kepada Kajati baru
Melalui sambutan yang hangat, ia juga menyambut kehadiran Kajati baru dengan optimism:
“Kami menyambut hangat kehadiran Pak Jacob sebagai Kajati Sulut yang baru. Semoga kolaborasi yang selama ini telah berjalan baik dapat terus ditingkatkan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan serta pemerintahan yang bersih, khususnya di Kabupaten Bolsel.”
Konteks harapan tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Bolsel berharap agar sinergi bukan sekadar dilanjutkan, melainkan ditingkatkan—lebih kuat lagi, terutama dalam aspek penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan.


Perspektif Gubernur dan Forkopimda

Turut memberi sambutan, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kajati lama sekaligus optimisme terhadap kemampuan Kajati baru dalam memperkuat kerja sama institusi hukum dan pemerintahan daerah. “Kami yakin, dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki, Pak Jacob mampu melanjutkan dan memperkuat kerja sama strategis dalam mendukung program pembangunan yang transparan, efisien, dan berkeadilan di Sulawesi Utara,” tutur Gubernur.
Kehadiran jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara beserta para bupati dan wali kota dari seluruh Sulawesi Utara juga menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial melainkan momentum penting memperkuat koordinasi kelembagaan.


Implikasi dan Harapan Ke Depan

Acara kenal‑pamit ini memiliki sejumlah implikasi nyata bagi hubungan antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Bolsel:

  1. Penguatan sinergi kelembagaan
    Pernyataan Bupati Iskandar dan Gubernur menegaskan bahwa sinergi antara Pemda dengan Kejaksaan dianggap sebagai salah satu pilar untuk mewujudkan tata kelola yang baik (good governance) dan penegakan hukum yang adil. Hal ini penting dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah, termasuk pengelolaan keuangan, investasi, pengentasan kemiskinan, dan penanganan kasus hukum korporasi atau pemerintahan.

  2. Arah kolaborasi yang lebih maju
    Harapan agar “penegakan hukum yang berkeadilan dan pemerintahan yang bersih” semakin diimplementasikan membuka ruang bagi kerja sama yang lebih mendalam—baik dalam aspek pencegahan korupsi, supervisi proyek publik, maupun penyelesaian permasalahan sosial‑hukum. Dengan demikian, Pemkab Bolsel menempatkan dirinya sebagai mitra aktif dalam pengawalan pembangunan sekaligus penegakan hukum.

  3. Konteks lokal Bolsel
    Dalam konteks Kabupaten Bolsel, di mana pemerintah daerah dipimpin oleh Bupati Iskandar, pesan ini relevan sebagai komitmen untuk menjaga iklim investasi, menjaga akuntabilitas publik, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan dan hukum. Kehadiran pejabat Kajati baru dianggap sebagai peluang untuk memperkuat kemitraan.

  4. Harapan kontinuitas dan peningkatan capaian
    Dengan adanya pergantian Kajati, terdapat harapan bahwa momentum perubahan ini bukan sekadar penggantian figur, tetapi menjadi titik awal transformasi kerja sama yang lebih produktif dan terukur. Sinergi yang selama ini sudah baik harus ditingkatkan, menandakan Pemda menetapkan standar yang lebih tinggi terhadap kolaborasi masa depan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.