Anggota DPRD Bolmong Utara Ramlan Tinamonga Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui Bimtek DPRD
News Bolaang Uki – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Ramlan Tinamonga, memanfaatkan forum Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD untuk membawa kepentingan masyarakat dan mengoptimalkan pendapatan daerah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Oktober 2025, di Yuan Grand Hotel, Pasar Baru, dengan menghadirkan peserta dari kalangan pimpinan dan anggota DPRD.
Bimtek tersebut menghadirkan pemateri dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) yang membawakan materi terkait kebijakan dana transfer ke daerah, termasuk mekanisme hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Ramlan Tinamonga menekankan bahwa pendalaman tugas dan fungsi DPRD melalui forum ini sangat strategis untuk memahami alokasi dana transfer, termasuk Transfer ke Daerah (TKD) dan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).
“Berdasarkan Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2022, dana transfer ke daerah menjadi hal substansial yang harus diperhatikan oleh DPRD. Tahun ini, Kabupaten Bolmong Utara menerima pemotongan TKD sebesar 110 miliar rupiah, sehingga kita harus cermat dalam pengelolaannya,” jelas Ramlan, Rabu (15/10/2025).
Ia menambahkan, meskipun pendapatan daerah masih bergantung pada transfer pemerintah pusat, Boltara sebenarnya memiliki banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang dapat dikembangkan, termasuk melalui optimalisasi pajak dan retribusi lokal. Menurutnya, forum Bimtek ini menjadi momentum penting untuk menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pemerintah daerah agar lebih proaktif dalam menggali potensi PAD.
Dalam sesi diskusi, Ramlan secara khusus menyampaikan beberapa poin strategis kepada pemateri Kemenkeu:
-
Analisis potensi, target, dan realisasi pajak serta retribusi daerah untuk memastikan kesesuaian kebijakan dengan kemampuan fiskal daerah.
-
Menekankan pentingnya rasio potensi terhadap target serta presentase realisasi terhadap target sebagai indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah.
-
Meminta pemateri menyampaikan strategi dan kebijakan melalui peraturan perundang-undangan agar DPRD dapat mengintervensi dan mendorong Pemda Boltara dalam optimalisasi PAD.
“Dengan analisis yang tepat, kita berharap pemerintah daerah dapat menetapkan target yang realistis dan meningkatkan realisasi pendapatan secara proporsional. Ini akan berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ramlan.
Bimtek ini dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Boltara, termasuk pimpinan dewan, sekretaris DPRD, serta staf sekretariat. Kegiatan ini tidak hanya menekankan pada teori, tetapi juga diskusi interaktif antara peserta dan pemateri, sehingga setiap anggota DPRD dapat memahami implementasi kebijakan keuangan negara di tingkat daerah.
Menurut Ramlan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen DPRD untuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dalam setiap pengambilan kebijakan. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan forum Bimtek tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas DPRD dan mendorong kemandirian fiskal Kabupaten Bolmong Utara.
Dengan pendekatan ini, diharapkan Kabupaten Boltara tidak hanya mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat, tetapi mampu menggali potensi lokal secara maksimal sehingga dapat meningkatkan PAD, mendukung pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.










